Archive for the ‘Ecology’ Category

Beda Ekologi Politik dan Politik Lingkungan

Posted 19 Aug 2010 — by Mahmudi Siwi
Category Ecology

Pantai di Desa Cigadog, Garut

Forsyth (2003) menjelaskan bahwa pendekatan ekologi politik merupakan kelanjutan dari kajian ekologi budaya (cultural ecology). Mencermati persoalan sumberdaya alam sebagai persoalan sosial-politik itulah yang menjadi fokus dari pendekatan ekologi politik (political ecology) (Satria, 2008) . Ekologi politik merupakan bidang kajian yang mempelajari aspek-aspek sosial politik terhadap pengelolaan lingkungan. Asumsi pokok dalam ekologi politik bahwa perubahan lingkungan tidaklah bersifat netral, melainkan merupakan suatu bentuk politized environment dimana banyak melibatkan aktor-aktor yang berkepentingan baik pada tingkat lokal, regional, maupun global (Bryant 2001) . Read More

Popularity: 5% [?]

Resensi Buku: Ekologi Manusia (Penerbit: Fakultas Ekologi Manusia IPB)

Posted 10 Jan 2009 — by Mahmudi Siwi
Category Ecology
Buku Ekologi Manusia

Buku Ekologi Manusia

Buku ini menghimpun pemikiran dan diskursus tentang pemikiran ekologi manusia yang semula berserakan menjadi satu himpunan epistimologi ekologi manusia yang koheren. Buku yang ditulis oleh staf pengajar Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) Institut Pertanian Bogor ini hendak menjadi saksi bagaimana perspektif ekologi diaplikasikan atau diamalgamasikan ke dalam tataran teori atau konsep-konsep sosiologi, antropologi, politik, komunikasi, gizi, ilmu keluarga, gender dan kependudukan. Buku ini juga hendak memberi kesaksian bagaimana paradigma dan etika ekologi telah menjadi inspirasi dan membuka ruang baru bagi lahirnya gerakan ekofeminisme, gerakan konsumen hijau, gerakan pertanian organik dan gerakan pengembangan masyarakat yang bernuansa ekologis, pluralistik, lebih adil dan lebih bermartabat. Read More

Popularity: 34% [?]

Gerakan Green IT

Posted 25 Apr 2008 — by Mahmudi Siwi
Category Ecology

Seiring dengan meningkatnya tingkat kerusakan alam, gerakan aksi penyelematan bumi juga semakin meningkat. Hal ini dengan munculnya gerakan green IT atauGreen IT juga dikenal dengan green computing. Gerakan ini mencoba menerapkan penggunaan sumberdaya yang lebih efisien. Adapun fokus efisiensi disini adalah meminimalisasi penggunaan material berbahaya bagi lingkungan (hazardous material) pada proses manufacturing yang akan menyulitkan proses daur ulang (recycling) di kemudian hari. Disamping itu, gerakan ini juga berfokus pada energy efficiency untuk produk itu sendiri selama digunakan/beroperasi. Read More

Popularity: 13% [?]

Definisi Ekologi Manusia

Posted 19 Apr 2008 — by Mahmudi Siwi
Category Ecology

Tahun 1866, Ernst Haeckel – seorang ahli ilmu biologi dari Jerman – untuk pertama kalinya memperkenalkan istilah oekologi yang kemudian dikenal sebagai ekologi. Istilah ini berasal dari bahasa Yunani, oekos berarti rumah dan logi atau logos berarti ilmu. Sehingga secara harfiah ekologi dapat diartikan sebagai ilmu tentang makhluk hidup dalam rumahnya atau dapat diartikan juga sebagai ilmu tentang rumahtangga makhluk hidup. Dari pengertian generik ini selanjutnya berkembang berbagai disiplin yang mempelajari dinamika dan karakter kehidupan berbagai rumahtangga spesies, populasi, komunitas hingga ekosistem alam termasuk ekosistem buatan manusia (man-made ecosystem).

Dalam ekologi dipelajari bagaimana makhluk hidup berinteraksi timbal balik dengan lingkungan hidupnya – baik yang bersifat hidup (biotik) maupun tak hidup (abiotik) – sedemikian rupa sehingga terbentuk suatu jaring-jaring sistem kehidupan pada berbagai tingkatan organisasi. Di dalam ekosistem, tumbuhan, hewan, dan mikro-organisme saling berinteraksi – melakukan transaksi materi dan energi – membentuk satu kesatuan sistem kehidupan. Read More

Popularity: 40% [?]

Buku Ekologi Manusia

Posted 18 Apr 2008 — by Mahmudi Siwi
Category Ecology

Buku Ekologi Manusia – Buku ini menghimpun pemikiran dan diskursus tentang ekologi manusia yang semula saling berserakan menjadi satu himpunan epistemologi ekologi manusia yang koheren. Buku yang ditulis oleh para staf pengajar Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB ini hendak menjadi saksi bagaimana perspektif ekologi diaplikasikan atau diamalgamasikan ke dalam tataran teori atau konsep-konsep sosiolog, antropologi, politik, komunikasi, gizi, ilmu keluarga, gender dan kependudukan. Buku ini juga hendak memberi kesaksian bagaimana paradigma dan etika ekologi telah menjadi inspirasi dan membuka ruang baru bagi lahirnya gerakan ekofeminisme, gerakan konsumen hijau, gerakan pertanian organik, dan gerakan pengembangan masyarakat yang bernuansa ekologis, pluralistik, lebih adil dan lebih bermartabat. Read More

Popularity: 45% [?]

Page 1 of 212»