Posted 02 Mar 2010 — by Mahmudi Siwi
Category Sociology

sosiologi: perubahan sosial
Seringkali kita mengatakan bahwa telah terjadi perubahan (untuk selanjutnya ada disebut perubahan sosial) dalam masyarakat. Tapi diperlukan pertanyaan lanjutan terhadap terjadinya perubahan tersebut, misalnya apanya yang berubah? Kira-kira untuk melihat perubahan sosial dalam masyarakat, kita perlu melihat 6 (enam) hal berikut:
1. Identitas
Untuk melihat perubahan sosial maka kita perlu menganalisa sejauhmana identitasnya berubah. Hal ini bisa ditujukkan dengan berubahnya pola pekerjaan, struktur sosial, perilaku, pola kekuasaan, organisasi, dan hubungan-hubungan dalam keluarga. Read More
Popularity: 45% [?]
Posted 04 Jan 2009 — by Mahmudi Siwi
Category Sociology

Jika anda berkenalan dengan seseorang, dan kemudian orang tersebut memperkenalkan diri sebagai sosiolog lingkungan, akan terbersit dalam pikiran anda apa yang dilakukan seorang sosiolog dengan lingkungan? Sosiolog adalah seseorang yang mempelajari masyarakat, dari lingkup kelompok, komunitas, masyarakat, bangsa sampai negara, dalam konteks pedesaan, perkotaan, perbatasan, pesisir, hutan, perkebunan, tanaman pangan, Daerah Aliran Sungai (DAS), sampai industri. Apakah ia juga mempelajari lingkungan (alam)?
Sosiologi lingkungan merupakan kajian komunitas dalam arti yang sangat luas (Bell 1998). Orang, binatang, lahan dan tanaman yang tumbuh di atasnya, air, udara – semuanya memiliki hubungan kait mengait yang sangat erat. Bersama-sama mereka membentuk semacam solidaritas, yang kemudian kita sebut dengan ekologi. Seperti dalam banyak komunitas, mereka juga mengalami konflik ditengah-tengah hubungan tersebut. Sosiolog lingkungan mengkaji komunitas terluas tersebut dengan maksud untuk memahami asal usul, dan solusi yang diusulkan dari seluruh konflik sosial dan biofisik yang sangat nyata. Read More
Popularity: 22% [?]
Posted 23 Dec 2008 — by Mahmudi Siwi
Category Sociology
By: Titik Sumarti, Fredian Tonny Nasdian, Tri Pranadji, Handewi Purwati S. Rachman, Rais Sonaji, Siti Masithoh, Mahmudi Siwi
The problem of food security and poverty aleviation are the main problem of rural society development. Therefore the direction of food security development are focused on some efforts to empower and prosperous rural society, especially for the small peasant households. The governance necessity and peasant necessity must be harmonized on the food security development, so it is needed to empower the peasant and changes the subject-object relation to be the subject-subject relation. The title of the research is The Model of Peasant Empowerment toward Self-Dependant and Prosperous Village; Study of Policy and Economic Sociology on Food Security of Food Crises Village Community in Java. Read More
Popularity: 11% [?]
Posted 19 Dec 2008 — by Mahmudi Siwi
Category Sociology
Setidaknya terdapat tiga konsep tentang petani yang pada umumnya masih berbeda. Pertama, istilah petani menunjuk kepada penduduk pedesaan secara umum, tidak peduli apa pun kerjanya. Kedua, pandangan yang lebih terbatas dibanding konsep pertama, seperti dalam tulisan James C. Scott. Menurutnya definisi petani tidak mencakup seluruh penduduk pedesaan, tetapi hanya menunjuk kepada penduduk pedesaan yang bekerja sebagai petani saja. Artinya petani adalah orang yang bercocok tanam (melakukan budidaya) di lahan pertanian (Scott, 1976). Ketiga, pandangan yang mengikuti Wolf, menurutnya petani adalah segolongan orang yang memiliki sekaligus menggarap lahan pertanian guna menghasilkan produk yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan sendiri, bukan dijual (Wolf, 1985). Read More
Popularity: 16% [?]
Posted 17 Dec 2008 — by Mahmudi Siwi
Category Sociology
Sebagai suatu konsep, istilah paradigma (paradigm) pertama kali dikenalkan oleh Thomas Kuhn dalam karyanya The Structure of Scientific Revolution (1962). Sebagaimana diketahui Karya Thomas Kuhn menempati posisi sentral di tengah-tengah perkembangan sosiologi selama kurang lebih dua dekade terakhir ini. Kuhn menawarkan suatu cara yang bermanfaat terhadap para sosiolog dalam mempelajari disiplin ilmu mereka. Konsep paradigma yang diperkenalkan Kuhn kemudian dipopulerkan oleh Robert Friedrichs melalui bukunya Sociology of Sociology (1970). Read More
Popularity: 12% [?]