Gerakan Green IT

No Comments
Posted 25 Apr 2008 in Ecology

Seiring dengan meningkatnya tingkat kerusakan alam, gerakan aksi penyelematan bumi juga semakin meningkat. Hal ini dengan munculnya gerakan green IT atauGreen IT juga dikenal dengan green computing. Gerakan ini mencoba menerapkan penggunaan sumberdaya yang lebih efisien. Adapun fokus efisiensi disini adalah meminimalisasi penggunaan material berbahaya bagi lingkungan (hazardous material) pada proses manufacturing yang akan menyulitkan proses daur ulang (recycling) di kemudian hari. Disamping itu, gerakan ini juga berfokus pada energy efficiency untuk produk itu sendiri selama digunakan/beroperasi.

Gerakan ini ditandai dengan adanya sertifikasi terhadap produk-produk yang ramah lingkungan dan hemat energi. Kondisi ini akhirnya memunculkan kompetisi tersendiri bagi perusahaan-perusahaan penyedia IT. Ini tentunya menjadi nilai tersendiri bagi produsen IT dari sisi marketing. Kriteria produk green IT wajib memenuhi standar pemakaian material yang tidak berbahaya, menghasilkan produk hemat energi, dan jika perlu bisa didaur ulang.

Bagi pengguna IT, isu global green IT telah menjadi perhatian tersendiri. Disamping, akan memperoleh manfaat berupa penghematan operational cost, para pengguna IT mulai menyadari bahwa penggunaan Green IT akan turut melestarikan lingkungan.

Green IT harus memenuhi tiga komponen. Pertama didisain sebagai produk ekologi. Artinya bila perusahaan ingin membuat produk, misalnya komputer, maka harus memikirkan apakah produknya ramah lingkungan, berapa sumber daya yang digunakan, berbahayakan material yang digunakan, apakah produknya tidak berisik, dan lain-lain. Begitulah contoh disain ekologinya. Itu langkah pertama. Kedua, penggunaanya apakah si pemakai punya perhatian dengan penghematan energi, misalnya mau memakai warga hitam saja ketimbang warna-warni di layar komputer. Terakhir adalah harus bisa didaur ulang

Popularity: 13% [?]


Add Your Comment