Posted 23 Jun 2009 — by Mahmudi Siwi
Category Gender
Akhirnya, langkah awal untuk menjadikan skripsi menjadi sebuah buku dimulai juga. Inilah ringkasan dari isi skripsi saya, masih asli, belum ada tambahan-tambahan. Sangat membuka diri untuk menerima masukan dari siapa saja demi terwujudnya buku ini. Semoga tetap konsisten menjaga semangat. Amiin… SEMANGAT…3x.
RINGKASAN
Gender merupakan konstruksi sosial budaya relasi laki-laki dan perempuan. Relasi tersebut dibangun atas pemahaman peranan yang akan dimainkan oleh laki-laki dan perempuan di masyarakat. Sifatnya yang merupakan konstruksi sosial budaya, maka sangat kontekstual berdasarkan setting sosial budaya di suatu masyarakat. Sifat tersebut juga menyebabkan konstruksi gender dapat mengalami perubahan dan dapat dipertukarkan satu dengan yang lainnya. Namun, gender sebagai salah satu nilai sosial yang berlaku di masyarakat memiliki sifat yang cenderung untuk dipertahankan sebagaimana nilai sosial yang lainnya. Read More
Popularity: 50% [?]
Posted 27 Apr 2009 — by Mahmudi Siwi
Category Kuliah

pergi memancing
Oleh: Mahmudi Siwi
Paradigma pembangunan nasional telah bergeser dari pendekatan top down ke arah pendekatan yang lebih mengutamakan peran aktif masyarakat, salahsatunya melalui program pemberdayaan masyarakat. Program pemberdayaan masyarakat merupakan usaha untuk memperkuat kapasitas masyarakat agar mampu meningkatkan kapasitas diri dan masyarakat dalam proses pembangunan, termasuk untuk mengatasi kemiskinan.
Read More
Popularity: 19% [?]
Posted 01 Apr 2009 — by Mahmudi Siwi
Category CSR
Penggunaan istilah Tanggungjawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) akhir-akhir ini semakin populer dengan semakin meningkatnya praktek tanggung jawab sosial perusahaan, dan diskusi-diskusi global, regional dan nasional. CSR saat ini juga tengah menjadi inovasi bagi hubungan dengan masyarakat (dalam arti luas) sekitarnya di berbagai negara, salah satunya Indonesia. Konsep CSR dikenal sejak tahun 1970an sebagai kumpulan kebijakan yang berhubungan dengan stakeholder, nilai-nilai, pemenuhan ketentuan hukum, penghargaan masyarakat dan lingkungan, serta komitmen badan usaha untuk berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan. Read More
Popularity: 10% [?]
Posted 10 Mar 2009 — by Mahmudi Siwi
Category Personal

Langkah Pertama Anak Saya
Tidak seperti yang sudah dilakukan oleh saudara saya dalam akhir-akhir ini yang telah mengambil lompatan dalam hidup, yang membuat saya salut dengan lompatan-lompatan yang telah di gapai. Tentu semua itu berkat rencana hidup dan tekad yang tertata dengan baik. Saat ini, saya justru baru mulai melangkah kecil dengan apa yang telah sejak lama dicita-citakan. Langkah sebenarnya sangat menentukan dalam karir pekerjaan saya. Pertimbangan demi pertimbangan sedang berkecamuk dalam alam pikiran saya, konsultasi sana sini untuk mendapatkan masukan terbaik. Terimakasih pada orang-orang yang sangat membantu saya.
Ada beberapa langkah yang dalam waktu dekat ini saya ambil. Salahsatunya, melanjutkan kuliah S2 untuk membuka peluang menjadi dosen tetap di Institut Pertanian Bogor. Saat ini muncul kebingungan untuk mengambil program studi Komunikasi atau Sosiologi Pedesaan, tapi sepertinya lebih condong untuk mengambil di Sosiologi Pedesaan. Semoga langkah kecil yang saya ambil ini menjadi pendorong untuk terus melangkah dan membuat lompatna yang lebih besar.
Popularity: 11% [?]
Posted 11 Jan 2009 — by Mahmudi Siwi
Category Blog

Di Pantai Santolo, Pameungpeuk, Garut (Foto by Rais Sonaji)
Mungkin pengalaman saya ini bisa jadi juga dialami oleh orang lain dan sudah banyak pula yang menuliskan dan membahas. Tapi buat saya ini menjadi penting karena ini adalah titik tolak saya dalam berkontribusi dalam dunia blog. Saya memang belum lama aktif di blog, bisa dilihat dari arsip tulisan saya yang baru dimulai Maret 2008.
Bagi yang ingin memulai menulis di blog (baca: pemula), bisa jadi mengalami “kegelisahan” seperti yang saya alami. Awal-awal ketika saya menulis blog, timbul pertanyaan mendasar, gaya tutur kata, kalimat dan bahasa yang seperti apa yang harus saya gunakan dalam blog saya? Karena banyak sekali blog-blog yang berkualitas dengan gaya bahasa yang berbeda. Ada yang seperti guru saya dalam blog, ada seperti si mbah pitutur, ada seperti adik kelas saya di kampus IPB (maaf saya kadang ingat, kadang banyak lupa), atau yang lainnya. Semuanya memiliki karakter gaya penuturan bahasa yang berbeda. Read More
Popularity: 16% [?]