Buku Ekologi Manusia
Buku ini menghimpun pemikiran dan diskursus tentang pemikiran ekologi manusia yang semula berserakan menjadi satu himpunan epistimologi ekologi manusia yang koheren. Buku yang ditulis oleh staf pengajar Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) Institut Pertanian Bogor ini hendak menjadi saksi bagaimana perspektif ekologi diaplikasikan atau diamalgamasikan ke dalam tataran teori atau konsep-konsep sosiologi, antropologi, politik, komunikasi, gizi, ilmu keluarga, gender dan kependudukan. Buku ini juga hendak memberi kesaksian bagaimana paradigma dan etika ekologi telah menjadi inspirasi dan membuka ruang baru bagi lahirnya gerakan ekofeminisme, gerakan konsumen hijau, gerakan pertanian organik dan gerakan pengembangan masyarakat yang bernuansa ekologis, pluralistik, lebih adil dan lebih bermartabat.
Sehingga terbentuknya Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB dengan tiga departemennya yang bernaung dibawahnya Departemen Gizi Masyarakat, Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen, serta Departemen Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, harus dipandang sebagai buah pergulatan tanpa henti dari para staf pengajar dalam mencari, menekuni dan menempatkan identitas, epistimologi dan ontologi keilmuannya selama lebih dari 35 tahun terakhir. Fakultas baru ini tidak hanya merupakan refleksi perkembangan kontemporer ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga kehendak untuk menjawab tantangan dan kebutuhan pembangunan Indonesia yang semakin kompleks, kehidupan sosial ekonomi dan kependudukan yang saling terkait dengan kerusakan sumberdaya alam dan pencemaran lingkungan, serta sebagai respon bergesernya paradigma (pandangan dunia) mekanistik ke paradigma ekologi sebagaimana ditunjukkan oleh bergesernya bandul kehidupan politik Indonesia dari monopolitik ke pluralistik, dari sentralisasi ke desentralisasi, dari otoriter ke demokrasi dan dari orientasi top-down ke bottom-up.
Begitulah kira-kira penggalan pengantar dari editor buku ini (Dr. Soeryo Adiwibowo). Saya memang belum membaca secara keseluruhan buku ini (kira-kira 450 halaman), tapi buku ini sangatlah tepat bagi yang ingin belajar ekologi manusia atau paradigma ekologi dari perkembangan teori hingga perkembangan konsep-konsepnya. Bisa kita lihat dari daftar isi dan para penulis buku ini:
- Pengantar Rektor IPB
- Pengantar Dekan Fakultas Ekologi Manusia IPB
- Pengantar Editor: Ekologi Manusia: Mata Air Integrasi Ilmu Alam dan Ilmu Sosial (Soeryo Adiwibowo)
- Bagian I – Fondasi, Teori dan Diskursus Ekologi Manusia
- Paradigma, Perspektif dan Etika Ekologi (Soeryo Adiwibowo)
- Antropologi Budaya, Sosiologi Lingkungan dan Ekologi Politik (Arya Hadi Dharmawan)
- Antropologi Ekologi (Saharuddin)
- Sosiologi Lingkungan (Titik Sumarti)
- Ekologi Politik (Arif Satria)
- Ekologi Keluarga (Euis Sunarti)
- Gizi, Pangan dan Sistem Ekologi Manusia (Hardinsyah)
- Bagian II – Pembangunan Pertanian Berbasis Ekologi
- Pertanian Berkelanjutan (Satyawan Sunito)
- Moda Produksi Multi Suku dalam Pengelolaan Sumber-sumber Agraria (Endriatmo Soetarto)
- Paradigma Ekologi Budaya untuk Pengembangan Pertanian Padi (MT. Felix Sitorus)
- Ekologi Politik Kapas Transgenik (Rina Mardiana)
- Bagian III – Ekofeminisme, Gender dan Konsumen Hijau
- Gender, Lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan (Siti Sugiah M.Mugniesyah)
- Ekofeminisme (Melani Abdulkadir-Sunito dan Ekawati Sri Wahyuni)
- Gender dan Keluarga (Herien Puspitawati dan Diah Krisnatuti)
- Gerakan Konsumen Hijau (Ujang Sumarwan dan MD. Djamaluddin)
- Bagian IV – Komunikasi dan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Ekologi
- Komunikasi dalam Perspektif Ekologi Manusia (Sumardjo)
- Komunikasi menuju Komunitas Pembelajar (Djuara Lubis)
- Lingkungan Hidup, Masyarakat dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Hardinsyah, Saharuddin dan Titik Sumarti)
- Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Ekologi dan Keadilan Sosial (Fredian Tonny Nasdian)
- Bagian V – Kependudukan, Kesehatan dan Lingkungan Hidup
- Penduduk, Organisasi, Lingkungan dan Teknologi (Said Rusli dan Ekawati Sri Wahyuni)
- Manajemen Kesehatan dan Lingkungan (Clara M. Kusharto dan Suprihatin Guhardja)
- Bagian VI – Pendidikan Tinggi Ekologi Manusia
- Pengembangan Ilmu dan Pendidikan Tinggi Ekologi Manusia (Hardinsyah, Hidayat Syarief dan Sediono M.P. Tjondronegoro)
- Pendidikan Tinggi Ekologi Manusia di IPB (Budi Setiawan, Evy Damayanthi, Hartoyo, Gunardi, Lala M. Kolopaking dan Suprihatin Guhardja)
- Mata Kuliah Ekologi Manusia di S-1IPB (Jalal dan Rina Mardiana)
Bagi yang berminat ingin memiliki buku ini, bisa melakukan pemesanan melalui saya dengan biaya Rp 150.000,- belum termasuk ongkos kirim. Pemesanan bisa melalui kotak komentar atau email ke fema_ipb@yahoo.co.id. Terimakasih
Popularity: 34% [?]


blon baca neh buku gw
lam kenal ah jeng
@yanto: lam kenal jg.
Saudara Mahmudi Siwi, saya tertarik dengan buku bunga rampai ini, walaupun saya belum bisa mengomentarinya karena belum membaca, yang jelas isinya beragam seperti yang tercamtum di daftar isi. Ekologi manusia (human ecology) sama dengan antropologi ekologi, sepertyi yang diajukan oleh Julian H. Steward. Bagaimana saya dapat memperoleh buku ini? Sudah dijual di toko buku?
mas mahmudi, bukunya bisa dibeli dimana ya?
mas siwi aku pinjem aja.hehe…
ada di perpus mana?hoho
wow …. mantap nich bukunya. pengarang2nya sebagian besar adalah dosen2 ku waktu ku menempuh pendidikan lanjutan di IPB.
Saya tertarik membeli buku ekologi manusia, kalau di yogya bisa di dapat di toko buku mana? atau kalau mau transfer ke rekening? harga + transport berapa?
untuk pemesanan buku bisa menghubungi ke 085719412401 an. mahmudi siwi
Buku secara sepintas menarik, namun saya belum membacanya tapi secara garis besar dari Bab perbab yang terkandung dalam buku ekologi menarik untuk ditelaah lebih jauh. Buku sdh beredar apa belum, terutama untuk kawasan indonesia timur (Jayapura/Papua)?
Buku belum beredar secara luas, tp jika berminat bisa memesan melalui saya. Terimakasih.