<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title># perjalanan dan berbagi # &#187; Blog</title>
	<atom:link href="http://mahmudisiwi.net/tag/blog/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mahmudisiwi.net</link>
	<description>Hidup harus memberi manfaat...</description>
	<lastBuildDate>Thu, 19 Aug 2010 02:57:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Be Yourself: Langkah Penting Memulai Ngblog</title>
		<link>http://mahmudisiwi.net/be-yourself-langkah-penting-memulai-ngblog/</link>
		<comments>http://mahmudisiwi.net/be-yourself-langkah-penting-memulai-ngblog/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Jan 2009 14:38:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mahmudi Siwi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[be yourself]]></category>
		<category><![CDATA[memulai ngblog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mahmudisiwi.net/?p=175</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin pengalaman saya ini bisa jadi juga dialami oleh orang lain dan sudah banyak pula yang menuliskan dan membahas. Tapi buat saya ini menjadi penting karena ini adalah titik tolak saya dalam berkontribusi dalam dunia blog. Saya memang belum lama aktif di blog, bisa dilihat dari arsip tulisan saya yang baru dimulai Maret 2008. Bagi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignright" style="width: 300px"><a href="http://farm4.static.flickr.com/3505/3184332483_cb4ef85450.jpg?v=0" onclick="javascript:pageTracker._trackPageview('/outbound/article/farm4.static.flickr.com');"><img style="margin: 6px;" src="http://farm4.static.flickr.com/3505/3184332483_cb4ef85450.jpg?v=0" alt="Di Pantai Santolo, Pameungpeuk, Garut (Foto by Rais Sonaji)" width="300" height="199" /></a><p class="wp-caption-text">Di Pantai Santolo, Pameungpeuk, Garut (Foto by Rais Sonaji)</p></div>
<p>Mungkin pengalaman saya ini bisa jadi juga dialami oleh orang lain dan sudah banyak pula yang menuliskan dan membahas. Tapi buat saya ini menjadi penting karena ini adalah titik tolak saya dalam berkontribusi dalam dunia blog. Saya memang belum lama aktif di blog, bisa dilihat dari arsip tulisan saya yang baru dimulai <a href="http://mahmudisiwi.net/2008/03/" onclick="" target="_self">Maret 2008</a>.</p>
<p>Bagi yang ingin memulai menulis di blog (baca: pemula), bisa jadi mengalami &#8220;kegelisahan&#8221; seperti yang saya alami. Awal-awal ketika saya menulis blog, timbul pertanyaan mendasar, gaya tutur kata, kalimat dan bahasa yang seperti apa yang harus saya gunakan dalam blog saya? Karena banyak sekali blog-blog yang berkualitas dengan gaya bahasa yang berbeda. Ada yang seperti <a href="http://nurudin.jauhari.net" onclick="javascript:pageTracker._trackPageview('/outbound/article/nurudin.jauhari.net');" target="_blank">guru saya dalam blog</a>, ada seperti <a href="http://pitutur.net" onclick="javascript:pageTracker._trackPageview('/outbound/article/pitutur.net');" target="_blank">si mbah pitutur</a>, ada seperti <a href="http://nonadita.com/" onclick="javascript:pageTracker._trackPageview('/outbound/article/nonadita.com');" target="_blank">adik kelas saya di kampus IPB</a> (maaf saya kadang ingat, kadang banyak lupa), atau yang lainnya. Semuanya memiliki karakter gaya penuturan bahasa yang berbeda.<span id="more-175"></span></p>
<p>Ditengah pikir-pikir itu, justru membuat saya mandek dalam menulis di blog. Sampai akhirnya saya putuskan untuk menulis dengan gaya saya sendiri, dengan terus meningkatkan kemampuan dalam membaca, berfikir dan menulis. Kalo kata orang psikologi &#8220;be yourself&#8221;. Kira-kira penjelasannya seperti ini:</p>
<blockquote><p>Be yourself adalah tahapan awal seseorang untuk menjadi diri sendiri. Tahapan ini menuntutnya untuk berjuang memahami keberadaan dirinya atau aktualisasi, lalu membangun keyakinan tentang keberadaan dirinya itu. Diri pribadi yang mandiri, yang tidak tergerus pengaruh, yang tidak tergoda menjadi orang lain, apalagi mengekor nama besar orang lain. Ia tidak merasa kecil karena keterbatasannya. Ia tidak rendah hati dengan kekurangannya. Karena, ia merasa yakin, ia akan menjadi “seseorang” dengan menjadi dirinya sendiri itu. (Silahkan baca lebih lengkap <a href="http://blog.liputan6.com/2008/12/24/the-spirit-of-suket/" onclick="javascript:pageTracker._trackPageview('/outbound/article/blog.liputan6.com');" target="_blank">disini</a>)</p></blockquote>
<p>Menjadi diri sendiri dalam menulis di blog merupakan hal yang sangat penting karena merupakan dasar untuk melangkah lebih besar lagi. Yakni untuk menjadi Know Yourself dan Give Yourself. Penjelasannya silahkan baca <a href="http://blog.liputan6.com/2008/12/24/the-spirit-of-suket/" onclick="javascript:pageTracker._trackPageview('/outbound/article/blog.liputan6.com');" target="_blank">disini</a>.</p>
<p>Bagi yang memulai menulis blog, &#8220;be yourself&#8221; adalah langkah penting? Bagaimana menurut anda?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mahmudisiwi.net/be-yourself-langkah-penting-memulai-ngblog/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>akankah pencarian berujung&#8230;</title>
		<link>http://mahmudisiwi.net/akankah-pencarian-berujung/</link>
		<comments>http://mahmudisiwi.net/akankah-pencarian-berujung/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Jan 2009 13:22:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mahmudi Siwi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[berujung]]></category>
		<category><![CDATA[free theme]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mahmudisiwi.net/?p=145</guid>
		<description><![CDATA[Akhirnya, setelah sekian lama pencarian theme, saya menemukan juga theme yang selama ini saya cari. Theme yang sederhana, meskipun menurut saya setiap yang sederhana belum tentu sesuatu yang mudah. Bukan begitu? Theme yang &#8216;mirip&#8217; seperti ini juga yang saya gunakan untuk blog saya yang lain. Inspirasi theme ini ketika saya berkunjung disini. Terimakasih atas inspirasinya. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://andreamignolo.com/wp-content/themes/parisiancafe/images/oulipo.jpg" alt="" width="420" height="153" /></p>
<p style="text-align: left;">Akhirnya, setelah sekian lama pencarian theme, saya menemukan juga <a href="http://andreamignolo.com/oulipo" onclick="javascript:pageTracker._trackPageview('/outbound/article/andreamignolo.com');" target="_blank">theme yang selama ini saya cari</a>. Theme yang sederhana, meskipun menurut saya setiap yang sederhana belum tentu sesuatu yang mudah. Bukan begitu? Theme yang &#8216;mirip&#8217; seperti ini juga yang saya gunakan untuk <a href="http://mahmudisiwi.dagdigdug.com" onclick="javascript:pageTracker._trackPageview('/outbound/article/mahmudisiwi.dagdigdug.com');" target="_blank">blog saya yang lain</a>. Inspirasi theme ini ketika saya berkunjung <a href="http://daus.trala.la/2009/01/07/theme-peralihan/" onclick="javascript:pageTracker._trackPageview('/outbound/article/daus.trala.la');" target="_blank">disini</a>. Terimakasih atas inspirasinya.</p>
<p>Dengan bergantinya theme blog saya ini, semoga saya terus bersemangat untuk menulis, lebih berkuantitas dan berkualitas sebagai salah satu resolusi saya di tahun 1430 H/2009 M  ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mahmudisiwi.net/akankah-pencarian-berujung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>blog saya yang lainnya&#8230;</title>
		<link>http://mahmudisiwi.net/blog-saya-yang-lainnya/</link>
		<comments>http://mahmudisiwi.net/blog-saya-yang-lainnya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Jan 2009 01:17:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mahmudi Siwi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[cms]]></category>
		<category><![CDATA[dagdigdug]]></category>
		<category><![CDATA[drupal]]></category>
		<category><![CDATA[joomla]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mahmudisiwi.net/?p=144</guid>
		<description><![CDATA[Masih teringat ketika saya awal-awal mengenal CMS (content management system) pada akhir tahun 2007. Awalnya saya dikenalkan dengan Joomla oleh para rekan-rekan saya di kampus. Setelah sekian lama saya belajar, baik dari internet maupun dari buku-buku teks yang banyak kita jumpai di toko-toko buku, tapi saya belum juga merasa &#8216;mudah&#8217; untuk menggunakan CMS yang satu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright" style="margin: 6px;" src="http://mahmudisiwi.net/wp-content/uploads/2008/11/wplogoblue-stacked-rgb.png" alt="" width="245" height="175" />Masih teringat ketika saya awal-awal mengenal CMS (content management system) pada akhir tahun 2007. Awalnya saya dikenalkan dengan <a href="http://joomla.org" onclick="javascript:pageTracker._trackPageview('/outbound/article/joomla.org');" target="_blank">Joomla</a> oleh para rekan-rekan saya di kampus. Setelah sekian lama saya belajar, baik dari internet maupun dari buku-buku teks yang banyak kita jumpai di toko-toko buku, tapi saya belum juga merasa &#8216;mudah&#8217; untuk menggunakan CMS yang satu ini.</p>
<p>Lalu saya dikenalkan dengan CMS <a href="http://drupal.org" onclick="javascript:pageTracker._trackPageview('/outbound/article/drupal.org');" target="_blank">drupal</a> (yang bukan sekedar CMS) melalui pelatihan yang diberikan oleh tempat saya bekerja. Meskipun akhirnya saya tidak bisa mengikuti sampai selesai karena harus menunggui Istri tercinta berjuang melahirkan anak kami yang pertama. Karena keterbatasan buku-buku tentang drupal, saya mengalami hal yang sama ketika menggunakan CMS Joomla, belum merasa &#8216;mudah&#8217; menggunakannya. Yang kemudian saya mencoba mencari (baca: beralih) ke CMS yang lainnya. Akhirnya secara tidak sengaja, melalui pencarian sendiri saya bertemu yang namanya <a href="http://wordpress.org" onclick="javascript:pageTracker._trackPageview('/outbound/article/wordpress.org');" target="_blank">WordPress</a>, meskipun saat itu blog sudah menjadi media yang populer.</p>
<p><img class="alignleft" src="http://dagdigdug.com/wp-content/themes/prameswari/images/footer-dagdigdug.jpg" alt="" width="70" height="50" />Setelah saya mengenal WordPress, saya merasa menemukan yang saya cari. Meskipun saya tidak mengerti perbandingan ketiga CMS itu menurut ilmu ke-CMS-an. Tapi yang jelas bagi saya dengan WordPress saya menjadi lebih mudah untuk mengaktualisasikan diri untuk berbagi ide, gagasan, pengalaman dan ilmu.</p>
<p>Jika menengok perjalanan saya mengenal CMS terutama WordPress, semoga tulisan saya semakin berkualitas. Untuk itu, untuk semakin berkontribusi dalam dunia blog saya coba membuat blog saya yang lain. Kali ini dengan layanan blog gratis di <a href="http://dagdigdug.com" onclick="javascript:pageTracker._trackPageview('/outbound/article/dagdigdug.com');" target="_blank">dagdigdug.com</a>. Yah, <a href="http://mahmudisiwi.dagdigdug.com/" onclick="javascript:pageTracker._trackPageview('/outbound/article/mahmudisiwi.dagdigdug.com');" target="_blank">blog saya yang lainnya&#8230;</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mahmudisiwi.net/blog-saya-yang-lainnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengupdate versi wordpress</title>
		<link>http://mahmudisiwi.net/mengupdate-versi-wordpress/</link>
		<comments>http://mahmudisiwi.net/mengupdate-versi-wordpress/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Nov 2008 19:10:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mahmudi Siwi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[update]]></category>
		<category><![CDATA[versi]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mahmudisiwi.net/?p=44</guid>
		<description><![CDATA[Sudah lama sekali saya tidak menulis di blog pribadi saya. Beberapa bulan ini saya cukup disibukkan untuk mengurusi blog kantor saya, yakni Fakultas Ekologi Manusia IPB. Satu hal yang ingin saya lakukan dengan blog saya adalah mengupdate versi wordpress. Sudah lama saya ingin mengupdate versi wordpress saya, tapi masih ragu. Maklum masih baru di jagad [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_47" class="wp-caption alignleft" style="width: 300px"><a href="http://mahmudisiwi.net/wp-content/uploads/2008/11/wplogoblue-stacked-rgb.png" onclick=""><img class="size-medium wp-image-47" title="wplogoblue-stacked-rgb" src="http://mahmudisiwi.net/wp-content/uploads/2008/11/wplogoblue-stacked-rgb-300x214.png" alt="" width="300" height="214" /></a><p class="wp-caption-text">Ayo Ngblog di WordPress</p></div>
<p>Sudah lama sekali saya tidak menulis di blog pribadi saya. Beberapa bulan ini saya cukup disibukkan untuk mengurusi blog kantor saya, yakni <a href="http://fema.ipb.ac.id" onclick="javascript:pageTracker._trackPageview('/outbound/article/fema.ipb.ac.id');" target="_blank">Fakultas Ekologi Manusia IPB</a>. Satu hal yang ingin saya lakukan dengan blog saya adalah mengupdate versi <a href="http://wordpress.org" onclick="javascript:pageTracker._trackPageview('/outbound/article/wordpress.org');" target="_blank">wordpress</a>.</p>
<p>Sudah lama saya ingin mengupdate versi wordpress saya, tapi masih ragu. Maklum masih baru di jagad blogosphere, jadi masih harus banyak banyak dari para master dan pendahulu, terutama untuk wordpress. Ditengah kegundahan dan keinginan yang membuncah untuk mengupdate saya coba cari-cari tutorialnya, terutama dalam versi Indonesia dan ditulis oleh orang Indonesia. Setelah melalui bantuan mesin pencari Google, akhirnya saya temukan artikel yang membahas cara mengupdate versi wordpress. <span id="more-44"></span>Artikel lengkapnya bisa dilihat <a href="http://y4nd.wordpress.com/2008/09/02/cara-mudah-mengupdate-wordpress/" onclick="javascript:pageTracker._trackPageview('/outbound/article/y4nd.wordpress.com');" target="_blank">disini</a>, tapi berikut penggalannya:</p>
<blockquote><p>Cara berikut pada prinsipnya bisa diterapkan baik melalui <a href="http://www.cpanel.net/" onclick="javascript:pageTracker._trackPageview('/outbound/article/www.cpanel.net');">CPanel</a> ataupun melalui jalur <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ftp" onclick="javascript:pageTracker._trackPageview('/outbound/article/en.wikipedia.org');">FTP</a>. Tapi disini saya contohkan jika melewati CPanel:</p>
<ol>
<li>Ekstrak berkas WordPress hasil unduhan Anda ke suatu tempat di komputer Anda.</li>
<li>Hapus folder <strong>wp-content</strong> beserta isinya (kecuali bagi Anda yang menggunakan WordPress selain bahasa Inggris, selamatkan terlebih dahulu data pada folder <strong>/wp-content/languages/</strong> dimana itu adalah berkas-berkas pelokalan yang dibutuhkan).</li>
<li>(langkah ini hanya sebuah pilihan: berkaskan (.zip) kembali file-file tersebut)</li>
<li>Login ke <em>account</em> CPanel Anda.</li>
<li>Klik <strong>File Manager</strong>.</li>
<li>Arahkan cursor ke lokasi mesin WordPress Anda ter<em>install</em>. Secara <em>default</em>, ini akan berada pada barisan folder <strong>/public_html</strong>. Kalau Anda ingin meletakkannya sebagai sebuah sub-domain maka ia akan terletak pada folder <strong>/public_html/nama_subdomain</strong>.</li>
<li>Catat kedua nama file &amp; folder ini baik-baik sebagai 2 hal yang <span style="font-weight: bold; color: #ff0000;">tidak boleh dihapus:</span>
<ul>
<li>file <strong>wp-config.php</strong></li>
<li>folder <strong>wp-content</strong></li>
</ul>
</li>
<li>Hapus semua file &amp; folder WordPress lainnya. Tapi ingat! <span style="font-weight: bold; color: #ff0000;">Hanya file &amp; folder yang bersangkutan dengan wordpress saja yang boleh dihapus!</span></li>
<li>Contoh file yang tidak berhubungan dengan WordPress yang tidak boleh dihapus adalah:
<ul>
<li><strong>.htaccess</strong></li>
<li><strong>sitemap.xml</strong></li>
<li><strong>robot.txt</strong> dan lain sebagainya</li>
</ul>
</li>
<li>Unggah berkas WordPress yang sudah Anda ekstrak di komputer Anda ke lokasi mesin WordPress Anda ter<em>install</em> sebelumnya sebagaimana langkah 6 di atas.</li>
<li>Bagi yang menggunakan pilihan seperti langkah 3, Anda cukup mengunggah berkas hasil kompresi tersebut ke lokasi seperti nomor 6 di atas dan kemudian klik kanan file tersebut, Anda akan menemukan menu <strong>Extract</strong> disana.</li>
<li>Bagi Anda yang menggunakan WordPress berbahasa lain, Anda juga harus mengunggah seluruh berkas pelokalan yang sudah Anda selamatkan pada langkah nomor 2 di atas.</li>
<li>Setelah semua selesai, silahkan akses halaman <strong>wp-admin</strong> Anda dari browser. Contohnya: <strong>http://apadong.com/wp-admin</strong></li>
<li>Anda akan disodorkan pilihan <strong>Upgrade WordPress</strong>. Klik dan… bravo!! WordPress Anda sudah ter-<em>upgrade</em></li>
</ol>
</blockquote>
<p>Bagi yang masih ragu untuk mengupdate blognya, silahkan ikuti petunjuk ini. Alhamdulillah saya telah berhasil mengupdate versi wordpress saya dengan baik.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mahmudisiwi.net/mengupdate-versi-wordpress/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
